Sajak Perjumpaan

image

Kepada kamu yang bertamu dengan rindu,

Yang sejak jauh hari mengabari ingin bertatap temu, lewat surat yang kamu titipkan pada helai-helai angin musim panas.

Dan sejak irisan bulan terakhir aku menanti pada tepian kenangan yang tak kunjung berakhir.

Pada bulan yang malu-malu untuk berlalu, selalu terdengar diskusi hangat antara Hamba dan Tuhan yang saling merayu.

Tuhan, izinkan kami saling merangkul syahdu. Bukankah ada dua bahu yang harus sempurna beradu?

Kau sudah berjanji.

Bermula sejak cahaya menjejak hingga ia tenggelam dalam pelukan rembulan. Romantisme itu tak kubiarkan berjarak,

Sepanjang senjakala yang kemerah-merahan, tak kan kubiarkan ia sendirian..

Memetualangi malam di taman-taman kota dan menyepi di sawah-sawah desa pada lapisan malam ketiga yang bertabur doa-doa.

..dan serbuk-serbuk hujan tiba dari arah mana saja..*

*Pertemuan, Sapardi Joko Darmono

# Ramadhan 2

Suandri Ansah | Juni 2015

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s